Site icon Jarak.id

Sinergi Untuk Masa Depan : DLHK Provinsi Gorontalo Gelar Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola Hutan dan Pengurangan Emisi

JARAK.ID GORONTALO – Dalam upaya nyata memperkuat komitmen pengelolaan hutan berkelanjutan dan aksi iklim, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola Hutan dan Pengurangan Emisi, Senin -Selasa (15 – 16 Desember 2025). Acara yang berlangsung dengan khidmat ini merupakan bagian integral dari implementasi kerjasama antara Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sulawesi dan Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Kegiatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan membangun kesepakatan bersama di antara para pemangku kepentingan kunci di tingkat provinsi, mengenai pendekatan dan instrumen kebijakan yang efektif untuk mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan.
Rangkaian Kegiatan Berfokus pada Solusi di Tingkat Tapak

Balai Dalkarhut Wilayah Sulawesi hadir sebagai Narasumber menyampaikan materi dengan topik “Pendekatan REDD+ dan RBP dalam Upaya Pengurangan Emisi di Tingkat Tapak”. Dalam pemaparan yang disampaikan konsep REDD+ (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation), yang tidak hanya fokus pada penurunan emisi tetapi juga mencakup peran konservasi, pengelolaan hutan berkelanjutan, dan peningkatan cadangan karbon hutan. Narasumber menjelaskan bagaimana mekanisme Result-Based Payment (RBP) dari Green Climate Fund memberikan insentif finansial berdasarkan capaian nyata pengurangan emisi yang dapat diverifikasi.

Poin kunci yang ditekankan adalah bagaimana kedua pendekatan ini dioperasionalkan di tingkat tapak (lokal) di Gorontalo. Diskusi difokuskan pada optimalisasi tata kelola hutan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta integrasi kebijakan dengan program pembangunan masyarakat sekitar hutan untuk memastikan keberlanjutan ekologi dan sosial.

Sesi diskusi yang berlangsung interaktif menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi, tantangan, dan masukan dari para peserta yang hadir, yang terdiri dari para Kepala KPH se provinsi gorontalo, Balibangda se kabupaten/kota lingkup gorontalo , Dinas Pertanian se kabupaten/kota lingkup gorontalo, Dinas PUPR se kabupaten/kota lingkup gorontalo, Dinas Transmigrasi dan Pemukiman se kabupaten/kota lingkup gorontalo, Dinas Perhubungan se kabupaten/kota lingkup gorontalo, BPBD Provinsi Gorontalo, Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Gorontalo, dan Staf DLHK Provinsi Gorontalo. Diskusi menghasilkan sejumlah rekomendasi praktis untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan memastikan implementasi kebijakan yang inklusif dan tepat sasaran.

Acara kemudian ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Gorontalo. Dalam sambutan penutupannya, beliau menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mencapai target pengurangan emisi dan pengelolaan hutan yang lestari. “Kegiatan hari ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi adalah deklarasi komitmen bersama. Sinergi pelaksana dilapangan , didukung oleh semua pihak, adalah kunci keberhasilan kita dalam meraih manfaat untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian hutan Gorontalo,” ujarnya.

Sebagai penanda berakhirnya acara, seluruh peserta dan panitia melakukan foto bersama, mengabadikan momen kolaborasi ini sebagai langkah awal yang kokoh. Memperkuat jejaring dan koordinasi, yang merupakan fondasi essensial bagi Provinsi Gorontalo dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang adil, berkelanjutan, dan berkontribusi signifikan terhadap aksi global mengatasi perubahan iklim.

Exit mobile version