JARAK.ID, Kabupaten Gorontalo – Fraksi Partai Golkar di DPRD Kabupaten Gorontalo kembali menunjukkan taring politiknya. Melalui perubahan komposisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD), partai berlambang pohon beringin itu sukses mengamankan sejumlah posisi strategis, termasuk tambahan kursi di Badan Anggaran (Banggar).
Dilansir dari Kontras.id, Fraksi Golkar kini menambah dua anggota di Banggar. Jika sebelumnya hanya diwakili tiga orang, kini keterwakilan Golkar semakin kuat dalam lembaga yang membahas kebijakan anggaran daerah tersebut. Penguatan ini dinilai menjadi langkah penting dalam mengawal arah kebijakan fiskal pemerintah daerah.
Tak hanya memperbesar pengaruh di Banggar, Golkar juga berhasil merebut dua kursi pimpinan komisi. Partai ini kini memimpin Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan serta Komisi III Bidang Pembangunan. Sebelumnya, kader Golkar hanya menempati posisi Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi.
Berikut komposisi kader Golkar di sejumlah AKD:
Komisi I
Yunus Dunggio dan Frengki Ibrahim (anggota).
Komisi II
Arifin Kilo (Ketua) bersama Supriyanto Ratno (anggota).
Komisi III
Irwan Dai (Ketua) bersama Wilvon Malahika (anggota).
Komisi IV
Iskandar Mangopa dan Abdulrahman Akase (anggota).
Badan Musyawarah (Banmus) DPRD
Iskandar Mangopa
Irwan Dai
Frengki Ibrahim
Supriyanto Ratno
Badan Anggaran (Banggar) DPRD
Iskandar Mangopa
Irwan Dai
Wilvon Malahika
Abdulrahman Akase
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD
Iskandar Mangopa
Irwan Dai
Jika dibandingkan sebelumnya, komposisi Fraksi Golkar di AKD memang jauh lebih terbatas. Kini, dengan tambahan kursi dan posisi ketua komisi, peta kekuatan politik di DPRD Kabupaten Gorontalo mengalami pergeseran signifikan.
Langkah ini dinilai bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan strategi konsolidasi politik untuk memperkuat pengaruh dalam proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan pembangunan daerah. Publik pun menanti bagaimana dominasi baru ini akan berdampak pada arah kebijakan di Kabupaten Gorontalo ke depan.