JARAK.ID, Kabupaten Gorontalo – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi memberikan tanggapan terkait catatan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas pendampingan dan evaluasi terhadap dokumen perencanaan serta pelaksanaan program dan kegiatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tahun anggaran 2025.
Kepada awak media, Sofyan mengatakan berdasarkan temuan BPKP salah satunya terkait belum selarasnya program dan kegiatan dengan visi-misi Sofyan Puhi dan Tonny Junus sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo pada perhelatan kepala daerah beberapa waktu lalu ditemukan sebesar 87 persen.
“Ada beberapa catatan yang disampaikan oleh BPKP tadi, salah satunya program yang dijalankan di sejumlah OPD tidak sinkron dengan visi misi Bupati dan Wabup,” ucap Bupati Sofyan Puhi usai rapat bersama BPKP di Ruang Dulohupa, Kamis 26 Februari 202.
Sofyan menjelaskan, terkait hasil yang ditemukan, BPKP meminta Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk segera melakukan penyesuaian terhadap dokumen perencanaan pembangunan.
Lebih lanjut, Sofyan menegaskan, di tahun 2026 program dan kegiatan OPD wajib selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati.
“Kita akan evaluasi dan lebih teliti lagi terhadap perencanaan tahun ini. Agar hal serupa tidak terjadi kembali,” tegas Sofyan Puhi.(Adv)