Site icon Jarak.id

Pipa Utama Hanyut Terbawa Banjir, Direktur Perumda Tirta Limutu: Tim Teknis Sedang Lakukan Penanganan

Jarak.id, Gorontalo, – Pipa utama berukuran 300 milimeter tipe GIP milik Perumda Tirta Limutu Kabupaten Gorontalo dikabarkan hanyut terbawa arus banjir bandang yang melanda aliran Sungai Bulota.

Akibat kejadian ini, pasokan air bersih ke sejumlah wilayah terpaksa dihentikan sementara.

Direktur Perumda Tirta Limutu, Tomi Hendra Said, membenarkan kejadian tersebut dalam keterangannya hari ini. Ia menyampaikan bahwa segera setelah mengetahui kejadian itu, ia langsung mengerahkan seluruh tim teknis ke lokasi kejadian.

“Saat ini tim teknis kami sudah berada di lokasi dan sedang melakukan penanganan, mulai dari pencarian lokasi pipa yang hanyut, penarikan kembali, hingga persiapan pemasangan ulang,” ungkap Tomi.

Ia menambahkan, seluruh proses perbaikan diusahakan selesai dalam waktu sekitar 2 hari agar pasokan udara bisa segera pulih.

Jaga Kualitas Air, Perumda Tirta Limutu Lakukan Pengurasan Reservoar, Distribusi Sementara Tergangu

Gangguan pasokan udara ini berdampak langsung ke wilayah Kecamatan Limboto dan Telaga Biru. Di Limboto, kawasan yang terdampak antara lain Bulota, Dutulanaa, Hutuo Perum Patria, Graha Tembok, Perum Farinasa Hutuo, Amanda Hutuo, Griya Hutuo, Alam Sutra, hingga Agrindo 2. Sementara di Telaga Biru, meliputi Talumelito, Pentadio, Tumuato, Ulapato, Tinelo, Tuladenggi, Laguna, Al-Barokah, Perum Solaria, Griya Tinelo, Asabri, Mako Lalu, Galaxy, dan Surya Pagi.

Hunian Perumahan Solaria Indah Kecamatan Telaga Biru di Keluhkan Oleh Penghuninya

Atas kejadian ini Pihaknya meminta maaf atas ketidaknyamanan ini dan meminta kesabaran warga. “Kami berupaya bekerja secepat mungkin. Terima kasih atas pengertian dan dukungan masyarakat,” tutup Tomi Hendra.

Terakhir ia mengatakan, Perusahaan berjanji akan terus mengabarkan perkembangan terkini hingga aliran air kembali normal.

Exit mobile version