Jarak.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan menggelar pesta rakyat di Desa Kayumerah, Kecamatan Bongomeme, pada Sabtu malam, 27 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur atas suksesnya penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Acara tersebut juga disiapkan sebagai hiburan bagi masyarakat yang belum sempat menikmati kemeriahan Penas yang dipusatkan di Limboto.
Desa Kayumerah dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki keterkaitan erat dengan semangat Penas KTNA. Wilayah ini merupakan kawasan pertanian dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani. Selain itu, Kecamatan Bongomeme dikenal sebagai sentra kerajinan kopiah karanji, yang sebagian produknya dikenakan Presiden dan para menteri selama pelaksanaan Penas KTNA 2026. Pemilihan lokasi ini sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi masyarakat Bongomeme terhadap kesuksesan agenda nasional tersebut.
Pesta rakyat akan dimeriahkan oleh sejumlah artis asal Gorontalo, di antaranya Wiranti dan Ismail Padeti. Pemerintah daerah berharap hiburan ini dapat menjadi ruang kebersamaan bagi masyarakat sekaligus penutup rangkaian kegiatan Penas KTNA 2026 yang meninggalkan kesan positif bagi daerah dan para tamu dari berbagai provinsi.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Gorontalo, Haris Tome, mengatakan pesta rakyat juga menjadi momentum syukuran bagi seluruh panitia kabupaten, terutama para Liaison Officer (LO), yang selama pelaksanaan Penas bertugas mendampingi dan melayani kontingen dari berbagai daerah. Menurut dia, dedikasi para LO yang bekerja dengan penuh tanggung jawab dan keramahan menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.
Haris menambahkan, keberhasilan Penas KTNA 2026 juga tidak terlepas dari partisipasi masyarakat Kabupaten Gorontalo. Warga yang membuka rumahnya sebagai homestay bagi para kontingen, serta memberikan sambutan hangat kepada tamu, dinilai telah menciptakan kesan positif selama penyelenggaraan acara. “Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama pemerintah, panitia, petani, dan masyarakat. Pesta rakyat menjadi bentuk apresiasi atas semangat gotong royong yang telah ditunjukkan seluruh pihak,” ujarnya.