Site icon Jarak.id

Kekeringan Melanda Suka Damai, Pemkab Gorontalo Kirim 12.000 Liter Air Bersih

Jarak.id, GORONTALO – Krisis air bersih di Desa Suka Damai, Kecamatan Bilato, akhirnya mendapat titik terang. Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus kembali menggerakkan bantuan distribusi air bersih ke wilayah yang telah tiga bulan dilanda kekeringan tersebut, Sabtu (26/9/2026).

Melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD), pemerintah kabupaten menyalurkan 12.000 liter air bersih yang menjangkau 54 kepala keluarga atau 178 jiwa warga Suka Damai. Penyaluran dipimpin langsung oleh Kepala Dinsos PMD Haris S. Tome, didampingi Camat Bilato, pemerintah desa setempat, dan Tim HST.

Perjalanan menuju lokasi tidak berjalan mulus. Menempuh jarak 42 kilometer dari kantor Dinsos PMD dengan perkiraan waktu tempuh 53 menit, armada mobil tangki air sempat memecahkan selama dua jam di tengah perjalanan. Akibatnya, bantuan yang semula dijadwalkan tiba siang hari baru sampai di lokasi pada sore hari.

“Kami akan terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di wilayah-wilayah terdampak, termasuk Desa Suka Damai ini. Distribusi air bersih hari ini adalah bentuk kehadiran masyarakat pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar tetap terpenuhi selama musim kemarau,” ujar Haris.

Bagi warga Suka Damai, kedatangan tangki air ini merupakan penyambung napas di tengah kemarau panjang. Udin, salah seorang penerima manfaat, menuturkan bagaimana warga terpaksa mengandalkan sungai yang kini justru ikut mengering.

“Sudah 2 bulan lebih memasuki 3 bulan kami mengalami kekeringan, sehingga kami mengambil air bersih untuk keperluan sehari-hari di sungai. Namun kondisi sungai sekarang sudah mengering membuat kami kesulitan air bersih. Alhamdulillah, bersyukur hari ini kami menerima air bersih. Terima kasih Bupati dan Wabup,” ujarnya.

Sekretaris Desa Suka Damai, Mis Atuna, membenarkan bahwa krisis udara telah berlangsung sejak Juli hingga September 2026. Ia menyampaikan apresiasi atas respon cepat pemerintah daerah.

“Di sini krisis air atau musim kemarau sudah 3 bulan, dari bulan Juli sampai dengan bulan September ini.

Alhamdulillah hari ini ada penyaluran udara dari pemerintah daerah melalui Dinas Sosial PMD. Terima kasih kepada Bapak Bupati Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus. Desa Suka Damai mengucapkan terima kasih kepada beliau, dan terima kasih juga kepada Kadis Sosial PMD,” katanya.

Mis Atuna menggambarkan bagaimana warga menyiasati keterbatasan air selama ini. “Untuk air minum, kita tinggal memakai air galon isi ulang, dan untuk mandi mungkin hanya satu hari sekali. Kalau mencuci pakaian, kita ke sungai yang mencapai satu kilo dari sini,” jelasnya.

Ia berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut secara berkala. “Sangat-sangat bersyukur sekali. Mungkin ini juga hanya untuk tiga atau empat hari, insya Allah setiap minggu ada bantuan lagi dari kabupaten,” tutupnya.

Exit mobile version