Awas, Jangan Jual Epiji Subsidi ke Restoran

By Redaksi-Jarak 24 Feb 2019, 10:44:46 WIB NEWS
Awas, Jangan Jual Epiji Subsidi ke Restoran

ACEH TIMUR | Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro menurunkan tim intelijen dan tim reserse untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat tentang kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram, Selasa (8/1/2019). Tim itu memantau seluruh pangkalan dan agen pengecer di Kabupaten Aceh Timur.

Hasilnya, informasi dari masyarakat praktik curang sebagian pengecer yaitu menjual gas subsidi pemerintah itu pada pedagang warung nasi atau restoran di kabupaten tersebut. “Keluhannya penyaluran tidak tepat sasaran. Maka kita pastikan agar tepat sasaran, jangan ada yang jual gas subsidi untuk rakyat kurang mampu ke restoran. Restoran itu gas non subsidi,” kata AKBP Wahyu.

Dia menyebutkan, polisi bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Timur terus memantau kegiatan pengecer dan pangkalan gas. Jika ditemukan penyaluran gas tidak tepat sasaran, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Data dari Pemerintah Aceh  Timur, sambung Wahyu, harga eceran tertinggi gas subsidi itu tertuang dalam surat keputusan Bupati Aceh Timur, Nomor: 500/672/2018 yang berlaku sejak 6 Agustus 2018. “Itu harga gas subsidi variatif dari Rp 18.000 per tabung hingga Rp 25.000 per tabung. Tergantung lokasi pangkalan dan lokasi penjualannya,” ujarnya.

Dia mencontohkan, lokasi termahal itu untuk Kecamatan Simpang Jernih, Peunaron, Serbajadi dan Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur dijual dengan harga eceran tertinggi Rp 25.000 per tabung. “Itu karena lokasinya sangat jauh ke pedalaman, apalagi di daerah itu tidak ada pangkalan khusus,” pungkasnya.|RI




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment