Jarak.id, GORONTALO – Menyikapi beredarnya informasi terkait dugaan kasus keracunan makanan yang disebut menyebabkan kematian seorang balita di Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Korcam Telaga Biru, Haris Suratinoyo, dengan tegas membantah kabar tersebut.
Haris menegaskan, informasi yang menyebutkan adanya korban meninggal di dunia tidaklah benar dan berpotensi menimbulkan opini publik. Ia memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada yang meninggal. Kondisi anak yang sempat mengalami gejala sudah membaik dan saat ini sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, tinggal menunggu rekomendasi dokter,” tegas Haris.
Lebih lanjut, Haris juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium dari pihak medis di Rumah Sakit Bhayangkara, anak yang sempat dirawat tersebut dinyatakan tidak mengalami keracunan makanan.
“Hasil lab sudah keluar, dan menyatakan bahwa anak tersebut bukan keracunan. Jadi kami meminta semua pihak tidak menggiring opini seolah-olah ini kejadian luar biasa akibat makanan,” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak, baik masyarakat maupun media, agar tidak terburu-buru dalam menyimpulkan kejadian sebelum adanya hasil resmi yang komprehensif dari pihak yang berwenang.
Menurutnya, penyebaran informasi yang tidak akurat justru dapat memperkeruh situasi dan merugikan banyak pihak, termasuk keluarga anak, relawan, serta pihak penyelenggara program.
“Jangan coba-coba melihat pelintir keadaan. Informasi yang tidak benar bisa berdampak luas dan merugikan banyak pihak. Mari kita sama-sama menunggu hasil pemeriksaan resmi dan menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Hari ini pentingnya kehati-hatian dalam menyampaikan informasi di tengah situasi yang sensitif, agar tidak menimbulkan kekhawatiran publik maupun stigma yang tidak berdasar terhadap pihak-pihak tertentu.
Pihak terkait saat ini masih melakukan penelusuran dan evaluasi guna memastikan kronologi serta penyebab pasti dari kejadian tersebut, menjamin sekaligus keamanan distribusi makanan ke depannya.