Jarak.id, MUARO JAMBI – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dan DPD Wanita Tani Provinsi Jambi. Acara berlangsung di Bukit Cinto Kenang, Muaro Jambi, Selasa (21/04/2026).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Menteri Pertanian sekaligus Ketua Umum DPN HKTI, Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A., dan dihadiri oleh ribuan anggota HKTI dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Wamentan Sudaryono menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas strategis.
“Saat ini kita tidak lagi mengimpor beras, jagung untuk pakan ternak, maupun gula konsumsi. Ini merupakan capaian besar yang patut kita syukuri bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya distribusi pupuk subsidi yang tepat sasaran, serta peningkatan produksi melalui perluasan lahan pertanian dan optimalisasi hasil panen sebagai langkah konkret memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sementara itu, Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa sektor pertanian di provinsi ini menunjukkan tren yang sangat positif. Hal ini tercermin dari capaian Nilai Tukar Petani (NTP) yang mencapai angka 178, jauh di atas rata-rata nasional.
Meski demikian, Al Haris mengakui bahwa pemenuhan kebutuhan beras di Provinsi Jambi saat ini baru mencapai sekitar 71 persen. Oleh karena itu, Pemprov Jambi terus mendorong peningkatan luas tanam dan produktivitas padi guna mendukung target swasembada pangan dalam beberapa tahun ke depan.
Di kesempatan yang sama, Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, yang didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat sektor pertanian.
“Kami siap mendukung penuh seluruh program strategis ini demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah maupun nasional,” tegas Katamso.
Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat solidaritas para petani serta meningkatkan semangat untuk terus memajukan dunia pertanian di Provinsi Jambi khususnya, dan di Indonesia umumnya.