Site icon Jarak.id

Lurah Tenilo dan Kades Tunggulo Dampingi Komisi III DPRD Provinsi Tinjau Sungai Ala Pohu

Jarak.id, [GORONTALO], – Lurah Tenilo Ramlan Amatain,bersama Kepala Desa Tungulo mendampingi Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo dan tim Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi dalam kegiatan peninjauan langsung di Sungai Ala Pohu, Yang berada di Kelurahan Tenilo Kecamatan Limboto hingga Desa Tunggulo Limboto Barat, pada Rabu (22/04/2026)

Kegiatan ini dilakukan untuk menilai kondisi sungai secara langsung, termasuk memadukan potensi masalah seperti sedimentasi, kerusakan tanggul, aliran udara yang terhambat, maupun dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dalam peninjauan tersebut, pihak Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menyampaikan pentingnya penanganan yang tepat dan cepat agar sungai dapat berfungsi optimal, serta mencegah risiko bencana seperti banjir atau abrasi yang dapat merugikan warga.

Sementara itu, perwakilan BWS memberikan penjelasan teknis mengenai kondisi sungai saat ini, rencana pemeliharaan, serta langkah-langkah yang akan diambil dalam rangka pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Lurah Tenilo dalam kesempatan tersebut menyampaikan penghargaan atas perhatian dan kunjungan kerja tersebut. Ia berharap hasil peninjauan ini dapat menjadi dasar untuk penyusunan program dan anggaran yang tepat, sehingga permasalahan di Sungai Ala Pohu dapat segera teratasi demi kesejahteraan masyarakat setempat.

“Peninjauan tadi meliputi area pendangkalan parah dan penyempitan alur sungai di wilayah Lingkungan 5 Tenilo dan DesaTungulo. Serta Kelurahan Bolihuanga, Hungaluwa,”

 Selain itu, Ia menambahkan bahwa untuk saat ini pendangkalan Sungai Alopohu yang berada di perbatasan Kelurahan Tenilo Kecamatan Limboto dan Desa Tunggulo Kecamatan Limboto Barat ini sudah sangat memprihatinkan.

Ketinggian tanggul tinggal 1 meter, padahal informasi dari warga sekitar normalnya 5 meter. Kalau hujan 2 jam saja, banjir langsung meluap ke pemukiman warga, Oleh karena itu, Normalisasi ini menjadi harapan besar warga”, tandasnya.

Kegiatan berlangsung secara tertib dan diakhiri dengan diskusi untuk menyamakan persepsi serta menyusun langkah-langkah tindak lanjut yang akan dilakukan oleh berbagai pihak terkait.

Exit mobile version