Site icon Jarak.id

Ketua Panitia Lokal : Antusiasme Warga Limboto Jadi Homestay Penas KTNA XVII Meningkat Tajam

Jarakk.id, GORONTALO – Ketua Panitia Lokal Penas KTNA XVII 2026 yang juga Asisten II Setda Kabupaten Gorontalo, Romi Syahrain, SE, mengungkapkan antusiasme masyarakat di wilayah Kecamatan Limboto untuk juga serta menjadi penyedia homestay bagi peserta Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas) XVII terus meningkat drastis, bahkan jumlah rumah yang mendaftar mengalami kenaikan signifikan.

Bupati Sofyan Puhi Canangkan Homestay Penas KTNA XVII di Tenilo Untuk Kapasitas 673 Peserta

Pernyataan ini disampaikan Romo Syahrain usai menghadiri kegiatan pencanangan dan penempelan stiker calon homestay Penas KTNA XVII yang berlangsung di Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto, Jumat (8/5/2026).

“Antusiasme warga untuk menjadikan rumahnya sebagai homestay bagi peserta Penas KTNA Ke-XVII ini sangat meningkat. Kami melihat kesadaran dan keinginan warga untuk terlibat langsung menyambut tamu luar biasa besar,” ujar Romi Syahrain.

Bupati Sofyan Puhi Bersama Wabup Tonny Junus Tempel Stiker Homestay Penas KTNA XVII di Limboto

Ia memutar, menampilkan jumlah calon homestay sangat nyata terlihat. “Dari angka awal sekitar 1.800 rumah yang mendaftar, kini jumlahnya sudah tembus lebih dari 2.000 rumah di seluruh wilayah Kecamatan Limboto. Peningkatan ini sangat jelas terlihat, salah satunya di Kelurahan Tenilo yang awalnya hanya ada 60 rumah, kini bertambah menjadi 93 rumah yang siap dan mendaftar menjadi tempat pemondokan,” tambahnya.

Menurutnya, tingginya minat warga ini menjadi modal besar bagi terselenggaranya acara akbar yang digelar berlangsung 20 hingga 25 Juni 2026 mendatang. Ia menilai, keterlibatan warga tidak hanya mempermudah penyediaan akomodasi, tetapi juga menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kemitraan masyarakat Gorontalo.

Romy Sahrain menambahkan, pihak panitia sangat mengapresiasi langkah warga yang secara sukarela menyiapkan rumah dan lingkungannya agar layak huni dan nyaman bagi ribuan peserta yang akan datang dari 38 provinsi se-Indonesia.

“Keterlibatan warga ini juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat itu sendiri. Melalui konsep homestay ini, roda ekonomi berputar langsung di tingkat rumah tangga, mulai dari penyewaan tempat, penyediaan konsumsi, hingga jasa pendukung lainnya,” tambahnya.

Ia berharap semangat ini terus terjaga hingga hari pelaksanaan, dan seluruh homestay yang telah dibangun dan ditetapkan dapat memberikan pelayanan terbaik, sehingga meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta Penas KTNA XVII.

Exit mobile version