Jarak.id, BIAK- Bupati Markus Octovianus Mansnembra melakukan pelantikan 183 pejabat eselon III, IV dan pejabat fungsional guru, Grand Ballroom KSL, di Rabu (20/05). Ini adalah pelantikan perdana dilakukan sejak Bupati Markus O. Mansnembra dan Wakil Bupati Jimmy C.R Kapissa dilantik tanggal 20 Februari 2025 lalu di Instana Negara.
Bupati dalam sambutannya, mengatakan roling jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tidak dilakukan begitu saja, namun melalui berbagai tahapan dan tetap memperhatikan aturan yang berlaku.
“Pelantikan ini dilakukan setelah melalui evaluasi dan penilaian oleh Baperjakat, BKN dan sengan memperhatikan aturan berlaku. Jadi kita tidak menggunakan emosi politik, kami berupaya menempatkan jabatan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Bupati Markus Mansnembra mengingatkan, bahwa jabatan adalah sebuah amanah dan kepercayaan. Oleh karena itu, Ia meminta semua pejabat yang baru dilantik menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi kerja yang nyata untuk melayani masyarakat Biak Numfor.
“Jadilah motor penggerak birokrasi yang efektif, efisien, dan melayani. Lakukan inovasi dan terobosan positif di unit kerja masing-masing. Ingatlah bahwa roda pemerintahan harus terus berjalan secara dinamis untuk memberikan pelayanan publik yang prima dan terbaik,” imbuhnya.
Selain itu, Bupati Markus juga mengingatkan, agar setiap pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor tetap menjaga integritas dan loyalitas dengan bekerja tegak lurus sesuai dengan aturan yang berlaku, loyal terhadap pimpinan, dan utamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
“Tunjukkan etos kerja yang tinggi. Disiplin adalah kunci dari keberhasilan sebuah organisasi, bangun kolaborasi dan sinergi. Hilangkan ego sectoral, hilangkan ego pribadi. Bekerjasamalah secara tim melaksanakan tugas dengan baik, cepat dan tepat sasaran,” pesannya.
Diakhir sambutannya, Markus Mansnembra yang juga adalah mantan Sekda Biak Numfor mengingatkan setiap pejabat tidak membawa nama-nama atau mengatasnamakan Bupati dalam setiap menjalankan tugasnya atau untuk kepentingan tertentu.
“Tetap kerja sesuai aturan, jangan bawa-bawa atau mengatasnamakan bupati. Termasuk karena merasa dekat lalu menghubungi bupati kapan saja,” imbuhnya lagi.
“Selamat menjalankan kepercayaan ini. Sekali lagi kerja baik, ingat, jabatan ini akan terus dievaluasi. Kalau kinerja saudara-saudara dianggap baik, kita akan lakukan rotasi,” pungkas Bupati mengingatkan. *(HumasProBiak).