Jarak.id, GORONTALO – Bupati Kabupaten Gorontalo, H. Sofyan Puhi, menegaskan revitalisasi Taman Menara Pakaya bukan sekadar penataan fisik semata, melainkan langkah strategis menghadirkan ruang publik modern, nyaman, dan bernilai tarik tinggi bagi warga maupun wisatawan.
Revitalisasi itu telah berlangsung sekitar dua pekan dan kini memasuki tahap pembongkaran sejumlah fasilitas lama, termasuk panggung utama taman. Proses pembongkaran taman dilakukan Kamis (21/05/2026) menggunakan excavator mini dan dipantau langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tony
“Revitalisasi ini bukan hanya mempercantik taman, tetapi membangun wajah baru pusat Kota Limboto agar lebih hidup, modern, dan menjadi destinasi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gorontalo,” ujar Sofyan.
Pembangunan ini dilaksanakan lewat kerja sama dengan pihak ketiga, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Skema ini disebut sebagai inovasi pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan kota yang progresif dan berkelanjutan.
Konsep baru taman ini mengusung desain modern, dengan videotron berbentuk bundar sebagai daya tarik utama. Sarana itu direncanakan menjadi ikon baru Kota Limboto, sekaligus memperkuat identitas kawasan sebagai pusat pemerintahan dan ruang publik andalan.
“Videotron bundar ini akan menjadi magnet baru Kota Limboto. Kami ingin kawasan Menara Pakaya tampil lebih modern, representatif, dan mampu memberikan pengalaman baru bagi masyarakat maupun tamu daerah,” tegasnya.