Jarak.id, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mengapresiasi pelaksanaan Islamic Fashion Carnival yang berlangsung meriah di kawasan Menara Keagungan Limboto atau Menara Pakaya, Kamis (03/09/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas melalui seni dan budaya bernuansa Islami.
Wakil Bupati Gorontalo, Tonny Junus, mengatakan Islamic Fashion Carnival tidak sekadar menjadi ajang peragaan busana. Menurutnya, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana menyampaikan pesan-pesan keislaman melalui kreativitas, seni, dan budaya.
“Busana yang ditampilkan tidak hanya indah dipandang, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kesopanan, kesantunan, dan keanggunan seorang muslim. Dalam Islam, keindahan tidak hanya terlihat dari apa yang kita kenakan, tetapi juga tercermin dari akhlak, sikap, dan kepribadian kita,” ujar Tonny.
Ia menuturkan, momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Peringatan tersebut harus menjadi kesempatan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mengenal dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Tonny juga mengajak masyarakat menjaga semangat kebersamaan serta mendukung berbagai kegiatan positif yang dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan di Kabupaten Gorontalo.
Menurutnya, kemeriahan Islamic Fashion Carnival semakin melengkapi rangkaian kegiatan Maulid Nabi yang sebelumnya turut diwarnai pawai kendaraan berhias bernuansa Islami.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, Pemkab Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi.
Apresiasi khusus diberikan kepada APEKNAS dan Srikandi Jaga Desa atas inisiatif, dukungan, dan kontribusinya dalam menyukseskan kegiatan tersebut sehingga berlangsung meriah, kreatif, dan penuh kebersamaan.
Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh peserta carnival yang telah menunjukkan antusiasme dan kreativitas dalam memeriahkan syiar Islam di Kabupaten Gorontalo.
Pemkab Gorontalo berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, terutama generasi muda.
“Semoga kegiatan seperti ini terus kita kembangkan. Tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membawa manfaat, keberkahan, dan kebahagiaan bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya kita menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan,” pungkasnya.
Pemkab Gorontalo Apresiasi Pelaksanaan Islami Fashion Carnaval