Jarak.id, GORONTALO – Jajaran pemerintah, tokoh agama, dan tokoh adat Kabupaten Gorontalo berkumpul di Gedung David–Tonny untuk memanjatkan doa bersama bagi kemaslahatan daerah, Senin (23/03/2026). Agenda sakral bertajuk “Doa Lo Ulipu” ini menjadi momentum memperkokoh persatuan sekaligus memohon keberkahan bagi seluruh masyarakat pasca-perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Acara ini dihadiri langsung Bupati Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Anggota DPD RI Rahmijati Jahja, Ketua DPRD Zulfikar Usira, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD. Selain prosesi doa, ulama karismatik Al Habib Salim Al Jufri memberikan tausiyah yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi utama dalam membangun daerah yang harmonis dan berdaya saing.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang mendukung kondusivitas selama Ramadan. Ia juga menjelaskan kebijakan khusus pemerintah tahun ini yang memberikan ruang lebih luas bagi pimpinan OPD untuk berkumpul bersama keluarga. “Kebijakan Safari Ramadan yang dimulai setelah buka puasa di rumah merupakan komitmen kami menjaga keseimbangan antara tugas pemerintahan dan keharmonisan keluarga,” ungkap Sofyan.
Meski terdapat penyesuaian agenda, Sofyan menegaskan berbagai program kerakyatan tetap berjalan optimal, termasuk penyaluran insentif bagi imam dan lembaga adat serta operasi pasar murah di 19 kecamatan. Sebanyak 19 ribu paket pangan murah telah didistribusikan untuk meringankan beban ekonomi warga.
Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, untuk terus bersinergi. Ia optimistis bahwa dengan dukungan tokoh agama dan adat, pembangunan Kabupaten Gorontalo akan tetap konsisten pada jalur kemajuan yang berkelanjutan.





