Jarak.id, GORONTALO – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengungkapkan kehadiran puluhan ribu peserta Pekan Nasional (Penas) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) XVII dari seluruh Indonesia menjadi peluang besar bagi sektor usaha lokal, khususnya kuliner, pertanian, dan jasa penginapan.
“Persiapan ini tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga diarahkan untuk memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” ungkap Sofyan, pada saat penanaman perdana komoditas unggulan di Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, pada Senin (30/3/2026) sebagai langkah awal persiapan kegiatan Penas KTNA XVII di Gorontalo.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan sekitar 6.000 rumah warga sebagai homestay dalam radius kurang lebih 7-kilometer dari lokasi utama kegiatan. Selain itu, berbagai infrastruktur pendukung terus dimatangkan untuk memastikan kelancaran mobilitas dan kenyamanan peserta selama acara berlangsung.
Menurut Sofyan, momentum Penas KTNA XVII diharapkan dapat menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Gorontalo sebagai salah satu daerah pengembangan sektor pertanian di tingkat nasional.
Kegiatan penanaman perdana turut dihadiri oleh Gubernur Gorontalo, Kapolda Gorontalo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat provinsi dan kabupaten.




