Jarak.id, GORONTALO — Peserta Pawai Kendaraan Hias Islami dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Membludak, Ketua DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi menyampaikan terima kasih atas dukungannya.
Hal itu, ia sampaikan kepada awak media, Usai bersama-sama dengan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, bersama Wakil Bupati Gorontalo, dan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo untuk menyambut kedatangan para peserta Pawai, Rabu, (02/09/2026).
Menurut Maryam, kemeriahan pawai bukan sekadar menghadirkan keindahan kendaraan hias dan antusiasme masyarakat, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, sekaligus mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Gorontalo.
“Atas nama pribadi dan DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Pawai Kendaraan Hias Islami ini dapat berlangsung dengan sukses, aman, tertib, dan begitu meriah,” ujar Maryam.
Ia memberikan penghargaan khusus kepada panitia, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, para peserta pawai, komunitas, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, aparat keamanan, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dan partisipasi.
Maryam menilai, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap nilai-nilai agama masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Kabupaten Gorontalo.
“Kemeriahan hari ini adalah bukti bahwa ketika pemerintah, masyarakat, organisasi, komunitas dan seluruh elemen daerah bergerak bersama, maka sebuah kegiatan dapat menjadi kekuatan sosial yang luar biasa,” katanya.
Lebih jauh, Maryam menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Gorontalo, khususnya dalam mewujudkan misi daerah untuk membangun sumber daya manusia yang beragama, berbudaya, unggul dan kompetitif.
Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berbicara mengenai kecerdasan dan kemampuan bersaing, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi iman, akhlak, budaya dan karakter.
“Pawai ini menjadi salah satu ruang edukasi dan kebudayaan yang mempertemukan nilai agama, kreativitas, gotong royong dan kebersamaan. Inilah bagian dari ikhtiar kita membangun generasi Kabupaten Gorontalo yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, berkarakter dan berbudaya,” ungkapnya.
Ia berharap semangat yang tercipta melalui kegiatan Maulid Nabi tersebut tidak berhenti setelah pawai berakhir. Nilai keteladanan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kepedulian, persaudaraan, kesederhanaan dan semangat membangun peradaban, diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Maryam juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.
“Mari kita jadikan kemeriahan ini bukan hanya sebagai kenangan sebuah pawai, tetapi sebagai energi baru untuk terus membangun Kabupaten Gorontalo. Dari nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, kita bangun masyarakat yang religius, berbudaya, unggul, kompetitif dan tetap kuat dalam semangat huyula atau gotong royong,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Maryam kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi bagian dari suksesnya kegiatan tersebut.
“Terima kasih atas kebersamaan, partisipasi dan dukungan seluruh masyarakat. Semoga setiap langkah, tenaga, kreativitas dan kontribusi yang diberikan menjadi amal kebaikan dan mendapat keberkahan dari Allah SWT. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga untuk Kabupaten Gorontalo yang semakin maju dan berkarakter,” pungkasnya.





