Recent Posts

  • Bupati Sofyan : Kehadiran Peserta Penas Menjadi Peluang Bagi Sektor Usaha Lokal
  • Bupati Sofyan Puhi Pimpin Apel Kerja Perdana Pasca Libur Lebaran Idul fitri 1447 Hijriah
Jarak.id
Tuesday, March 31, 2026
No Result
View All Result
  • Login
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
No Result
View All Result
Jarak.id
No Result
View All Result

DPRD Turun Tangan, Sidak SPBU Gorontalo Bikin Pertamina Perketat BBM Subsidi

Redaksi Jarak by Redaksi Jarak
January 12, 2026
0 0

JARAK.ID, Gorontalo – Langkah tegas ditunjukkan DPRD Kabupaten Gorontalo dalam mengawal penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Komisi II ke sejumlah SPBU, DPRD memastikan distribusi BBM subsidi di wilayah Gorontalo berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Sidak tersebut langsung mendapat respons dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Sales Branch Manager (SBM) Sulutgo VI, Faqihuddin, Senin (12/1/2026), menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo untuk menindaklanjuti hasil temuan di lapangan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Komisi II DPRD Kabupaten Gorontalo. Seluruh SPBU kami arahkan untuk memperketat pengawasan serta memastikan transaksi BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan kini tidak hanya mengandalkan kontrol manual di lapangan, tetapi juga diperkuat dengan sistem digital. Pertamina mengoptimalkan penggunaan barcode sebagai alat kendali distribusi. Bahkan, barcode yang terindikasi anomali atau melanggar aturan langsung diblokir.
“Barcode yang terindikasi anomali sudah kami blokir agar distribusi BBM subsidi tetap terkendali dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menyebut pengawasan dilakukan secara berlapis. Mulai dari pemanfaatan teknologi hingga pemantauan langsung di SPBU. “Setiap indikasi penyimpangan akan menjadi dasar evaluasi dan penindakan. Prinsipnya tegas dan akuntabel,” katanya.

Sidak Komisi II DPRD ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap BBM subsidi di Gorontalo tak lagi bisa dianggap sepele. DPRD memastikan kontrol publik berjalan, sementara Pertamina berkomitmen memperkuat sistem agar subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak. Masyarakat pun diimbau ikut mengawasi. Jika menemukan dugaan pelanggaran, warga dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135.

Tags: Distribusi BBM Subsidi di wilayah GorontaloKomisi II DPRD Kabupaten GorontaloSPBU
ShareTweetSend
Previous Post

Retribusi “Dicek Ulang”, Komisi II Soroti Tarif Food Court Limboto

Next Post

Jangan Cuma Bagus di Kertas! Komisi I Kunci Program 2026

Redaksi Jarak

Redaksi Jarak

Next Post
Jangan Cuma Bagus di Kertas! Komisi I Kunci Program 2026

Jangan Cuma Bagus di Kertas! Komisi I Kunci Program 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Bupati Sofyan : Kehadiran Peserta Penas Menjadi Peluang Bagi Sektor Usaha Lokal
  • Bupati Sofyan Puhi Pimpin Apel Kerja Perdana Pasca Libur Lebaran Idul fitri 1447 Hijriah
Jarak.id

  • About us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara

Your text

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Open chat
Powered by Joinchat
Hello 👋
Ada yang bisa kami bantu, Kak ?
ADVERTISEMENT