Recent Posts

  • Malam Seni Budaya Kerinci Semarakkan Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026
  • Bupati Sofyan Puhi Tekankan Realisasi APBD-P 2026 Harus Nyata Manfaatnya Bagi Masyarakat
  • Pemkab Gorontalo Genjot Pemasangan Bendera Merah Jelang HUT RI ke-81
  • Rakorwil TPKAD 2026, Bupati Gorontalo Tegaskan Komitmen Perluas Akses Keuangan Masyarakat
Jarak.id
Friday, August 7, 2026
No Result
View All Result
  • Login
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
No Result
View All Result
Jarak.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Air Sungai Keruh dan Hutan di Rusak, Diduga Adanya Aktivitas Alat Berat di PETI Kecamatan Popayato

Redaksi Jarak by Redaksi Jarak
December 30, 2024
0 0

JARAK.ID, GORONTALO__ Warga Desa Marisa, Desa Tahele dan sekitarnya mengeluhkan terkait Air sungai keruh dan sudah sangat memprihatinkan, Diduga disebabkan adanya Aktivitas alat berat jenis Excavator di Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang ada di Kecamatan Popayato.

Para warga yang enggan mau disebutkan namanya, Kepada awak media, mereka mengatakan  bahwa dari peninjauan di hulu sungai, kurang lebih 17 km dari simpang km 18 terdapat kurang lebih 8 Unit alat berat jenis excavator yang sedang melakukan kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) merupakan penyebab utamanya.

Ia juga menuturkan bahwa, pemilik alat berat yang beroperasi tersebut dimiliki oleh 3 orang dan  masing-masing mereka memiliki koordinatornya.

“Husni Hemuto selaku kordinator haji  Abidin, Kemudian Liko dan Arman Hemuto selaku kordinator Haji Nur. Sedangkan Endi Godang selaku kordinator pak Sableng,” tuturnya, Minggu (29/12/2024).

Selain itu, ia  juga sangat menyayangkan pemerintah setempat dan pihak yang berwenang tidak dapat mencegah dan menghentikan kegiatan PETI yang sudah sangat merugikan dan membahayakan kehidupan masyarakat.

“Pelaku PETI itu telah merusak ekosistim serta keberlangsungan flora dan fauna yang berada di wilayah tersebut,” imbuhnya.

Sehubungan dengan masalah tersebut, Ia bersama warga lainnya akan berusaha melakukan langkah kongkrit sampai di Kementerian Kehutanan dan LHK bahkan sampai ke Bapak Presiden demi untuk menyelamatkan hutan dan aliran sungai yang sudah tidak bisa di manfaatkan oleh masyarakat akibat PETI yang di lakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kami akan sampaikan masalah ini hingga Kementerian bahkan sampai kepada Presiden,” tandasnya.

Sementara itu, Dirjen Penegakan Hukum LHK, Rasio Ridho Sani menegaskan bahwa UU Nomor 32/2024 menjadi penguatan dalam upaya penegakan hukum.

Menurutnya, sanksi pidana dalam UU 32/2024 ini dapat memberikan ancaman yang lebih berat kepada korporasi atau orang perorangan yang melakukan kejahatan lingkungan.

“Misalnya, apabila terdapat korporasi yang melakukan tindak pelanggaran seperti perusakan kawasan di KSA diancam hukuman penjara hingga maksimal 20 tahun dan denda maksimal 200 Milyar Rupiah,” Jelasnya saat menggelar Media Briefing untuk memberikan keterangan kepada rekan-rekan media, di Jakarta pada Rabu (19/09/2024).

Selain itu, dilansir dari PPIP KLHK, bahwa Pelaku dapat juga dikenakan pidana tambahan antara lain: (a) pembayaran ganti rugi; (b) biaya pemulihan ekosistem;  (c) biaya rehabilitasi, translokasi, dan pelepasliaran (d) biaya pemeliharaan TSL; (e) perampasan TSL; (f) pengumuman putusan pengadilan; (g) pencabutan izin tertentu; (h) pelarangan permanen; (i) penutupan seluruh atau sebagian kegiatan usaha; (j) pembekuan seluruh atau sebagian kegiatan usaha; dan (k) pembubaran Korporasi.

“Nah sementara untuk Penyitaan kekayaan atau pendapatan Korporasi bila tidak dilaksanakan dalam 2 tahun,” pungkas Rasio Sani.

Akhirnya hingga berita ini diterbitkan, awak media belum mendapatkan informasi dari bapak-bapak maupun ibu-ibu yang terkait dengan keluhan warga terhadap Aktivitas Alat Berat di lokasi PETI di Kecamatan Popayato.* (NT)

Tags: HutanKabupaten PohuwatoKecamatan PopayatoPertambangan Emas Tanpa Izin
ShareTweetSend
Previous Post

Zulkarnain Ahmad Terpilih Ketua Ansor Gorontalo 2024-2028

Next Post

Warga Popayato Keluhkan Air Sungai Keruh dan Sudah Sangat Memprihatinkan

Redaksi Jarak

Redaksi Jarak

Related Posts

Aktivitas Tambang Ilegal Ancam Ekosistem Pesisir Pohuwato, Warga Desak Pemerintah Tegas
Berita

Aktivitas Tambang Ilegal Ancam Ekosistem Pesisir Pohuwato, Warga Desak Pemerintah Tegas

by Redaksi Jarak
June 28, 2026
0

Jarak.id, POHUWATO...

Read more
Warga Popayato Keluhkan Air Sungai Keruh dan Sudah Sangat Memprihatinkan

Warga Popayato Keluhkan Air Sungai Keruh dan Sudah Sangat Memprihatinkan

December 30, 2024
PT. Loka Indah Lestari Berdampak Pada Perekonomian dan Pembangunan di Pohuwato

PT. Loka Indah Lestari Berdampak Pada Perekonomian dan Pembangunan di Pohuwato

June 5, 2024
Next Post
Warga Popayato Keluhkan Air Sungai Keruh dan Sudah Sangat Memprihatinkan

Warga Popayato Keluhkan Air Sungai Keruh dan Sudah Sangat Memprihatinkan

Kapolres Gorontalo Pimpin Apel Gabungan Bersama Instansi Terkait, PAM Malam Pergantian Tahun Wilayah Kabupaten Gorontalo

Kapolres Gorontalo Pimpin Apel Gabungan Bersama Instansi Terkait, PAM Malam Pergantian Tahun Wilayah Kabupaten Gorontalo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Malam Seni Budaya Kerinci Semarakkan Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026
  • Bupati Sofyan Puhi Tekankan Realisasi APBD-P 2026 Harus Nyata Manfaatnya Bagi Masyarakat
  • Pemkab Gorontalo Genjot Pemasangan Bendera Merah Jelang HUT RI ke-81
  • Rakorwil TPKAD 2026, Bupati Gorontalo Tegaskan Komitmen Perluas Akses Keuangan Masyarakat

Recent Posts

  • Malam Seni Budaya Kerinci Semarakkan Bulan Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan 2026
  • Bupati Sofyan Puhi Tekankan Realisasi APBD-P 2026 Harus Nyata Manfaatnya Bagi Masyarakat
  • Pemkab Gorontalo Genjot Pemasangan Bendera Merah Jelang HUT RI ke-81
  • Rakorwil TPKAD 2026, Bupati Gorontalo Tegaskan Komitmen Perluas Akses Keuangan Masyarakat
Jarak.id

  • About us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara

Your text

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Open chat
Powered by Joinchat
Hello 👋
Ada yang bisa kami bantu, Kak ?