Jarak.id, LIMBOTO — Apel Akbar Perdana Jajaran Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Gorontalo, usai digabungkan menjadi satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Halaman Kantor Bupati Gorontalo, Senin pagi (5/10/2026).
Apel dipimpin langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, didampingi Wakil Bupati Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Usira, Ketua TP PKK, jajaran pimpinan OPD, serta kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Gorontalo.
Dalam amanatnya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan, apel akbar tersebut tidak sekadar menjadi acara seremonial, melainkan bagian dari konsolidasi untuk menyatukan langkah-langkah seluruh jajaran pemerintahan.
“Apel akbar ini dalam rangka mendukung konsolidasi jajaran. Hasil dari penggabungan kedua OPD ini, maka hasilnya bisa melaksanakan apel akbar pertama kali,” ujar Sofyan.
Ia juga mengingatkan seluruh pemerintah desa agar setiap program pembangunan yang dilaksanakan tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gorontalo).
Menurutnya, pemerintah desa memiliki posisi penting karena paling mengetahui permasalahan dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
“Kita semua berharap pembangunan di Kabupaten Gorontalo sesuai dengan RPJMD. Diharapkan seluruh kepala desa bisa melaksanakan program yang sesuai RPJMD. Hanya desa yang tahu masalah apa yang harus diatasi di setiap desa,” tegasnya.
Apel tersebut menjadi momentum perdana jajaran Sosial dan PMD melakukan konsolidasi setelah penggabungan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan itu sekaligus dirangkaikan dengan penerimaan resmi mahasiswa Kuliah Kerja Sosial Tematik Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKS-T PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo, yang akan melaksanakan pengabdian dan pendampingan di sejumlah desa di Kabupaten Gorontalo.





