Recent Posts

  • Tepis Suara Miring, Syamsia Anapia Tegaskan Tak Akan Tempuh Jalur Damai
  • Kesiapan Air Bersih Untuk 6.000 Titik Pemondokan di Kegiatan Penas Ke-17 Petani Dan Nelayan Tahun 2026 Terus Dipacu
Jarak.id
Wednesday, April 15, 2026
No Result
View All Result
  • Login
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
No Result
View All Result
Jarak.id
No Result
View All Result

RSUD MM Dunda Limboto Gercep Sampaikan Hasil Penelusuran Keluhan Dari Keluarga Pasien Yang Meninggal Dunia

Redaksi Jarak by Redaksi Jarak
December 2, 2024
0 0

JARAK.ID, GORONTALO__Bergerak 1 kali 24 jam Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MM Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo menyampaikan hasil penelusuran terhadap keluhan keluarga pasien yang meninggal dunia yang diduga tidak mendapat pelayanan yang baik saat berobat,

Melalui konferensi pers, yang digelar pada hari Senin (02/12/2024), Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MM Dunda Limboto, dr. Alaludin Lapananda, pertama-tama menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga pasien dan seluruh masyarakat Kabupaten Gorontalo atas meninggalnya pasien tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para awak media yang sering melakukan kontrol terhadap pelayanan rumah sakit, dan Atas nama keluarga besar Rumah Sakit MM Dunda Limboto, kami turut ikut berbelasungkawa serta menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga Melanda Uno. Sebab kami juga sudah berusaha dengan semaksimal mungkin melakukan tindakan pelayanan terhadap pasien,” ujarnya.

“Untuk pelayanan pasien, telah kami laksanakan dengan baik, Sudah sesuai SOP. Terkait kondisinya pasien memang sudah sangat buruk ketika masuk ke rumah sakit, Nah seharusnya ketika menemukan gejalanya itu segera dilarikan ke rumah sakit. dan inilah yang akan menjadi salah satu yang harus kita perbaiki kedepan,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Wakil Direktur RSUD MM Dunda Limboto, dr. Andy Naue menyampaikan hasil penelusuran yang dilakukannya bersama tim aduan di RSUD MM Dunda Limboto.

Ia juga menjelaskan secara rinci tentang penyakit yang diderita oleh pasien serta penindakan dan pelayanan yang telah dilakukan oleh perawat dan dokter yang menangani pasien.

Dari hasil penelitian, bahwa pasien saat itu membutuhkan 8 kantong darah trombosit dari darah segar dan masing-masing kantong isinya 100 CC setelah melalui proses penyaringan atau pemisahan oleh UTD rumah sakit.

“Kenapa ditolak 8 kantong darah yang diinformasikan keluarga. Karena yang dibutuhkan oleh pasien bukan itu, tapi trombosit darah atau darah putih. Kemudian Proses pemisahan komponen darah trombosit, plasma, dan serum waktunya itu maksimal 8 jam setelah didonorkan,” ungkapnya.

Selain itu, Andy Naue juga menuturkan perbedaan antara penggunaan darah segar untuk prosedur penanganan kasus DBD yang dialami oleh pasien dan penggunaan darah yang sudah disimpan untuk kasus lainnya.

“Beda kalau misalnya orang melahirkan atau orang perdarahan, itu bisa cari di PMI dan UTD darah yang sudah dua minggu, tiga minggu, bisa dikirimkan kepada pasien yaa,” tuturnya.

Kepala Unit Transfusi Darah RSUD MM Dunda Limboto, dr . Iwan di kesempatan itu juga menambahkan, bahwa untuk ketersediaan stok darah di UTD saat itu kosong.

“Jujur saja dari 50 kantong darah yang kemarin tersedia itu sudah habis, Beda dia dengan obat-obatan yang dengan mudah kita dapatkan. kalau darah itu ada di kita-kita,” tambahnya.

“Alhamdulillah untuk saat ini kita sudah dibantu oleh kelompok yang dari Kecamatan Bongomeme dan Limboto yang memang tiap rutin mereka mendonorkan darahnya,” tandasnya.

Olehnya itu, Ia berharap melalui kesempatan ini dapat melakukan kerjasama dengan semua pihak untuk ketersediaan darah agar tidak habis stok.

(SaLu)

Tags: Kabupaten GorontaloRSUD MM Dunda Limboto
ShareTweetSend
Previous Post

Pasien Meninggal Dunia, Keluarga Sesalkan Pelayanan di RSUD MM Dunda Limboto

Next Post

Dukung Penuh Seleksi Sekda, Arif : Justru Menunda Proses Seleksi Itulah Terkesan Mempolitisasi

Redaksi Jarak

Redaksi Jarak

Next Post
Dukung Penuh Seleksi Sekda, Arif :  Justru Menunda Proses Seleksi Itulah Terkesan Mempolitisasi

Dukung Penuh Seleksi Sekda, Arif : Justru Menunda Proses Seleksi Itulah Terkesan Mempolitisasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Tepis Suara Miring, Syamsia Anapia Tegaskan Tak Akan Tempuh Jalur Damai
  • Kesiapan Air Bersih Untuk 6.000 Titik Pemondokan di Kegiatan Penas Ke-17 Petani Dan Nelayan Tahun 2026 Terus Dipacu
Jarak.id

  • About us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara

Your text

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Open chat
Powered by Joinchat
Hello 👋
Ada yang bisa kami bantu, Kak ?