Jarak.id, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Asisten III Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, merilis update data kedatangan peserta Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026. Hingga pukul 11.31 WITA, Kamis (11/6/2026), ratusan delegasi dari 15 provinsi telah tiba dan dipilih sebuah penginapan yang di hotel maupun homestay warga.
Haris Suparto Tome menjelaskan bahwa penempatan peserta dilakukan secara merata untuk melibatkan masyarakat lokal melalui program homestay. Berikut rincian sebaran peserta per provinsi:
Aceh: 37 orang (homestay Kel. Dutulanaa).
Maluku Utara: 28 orang (Hotel Milenium).
Papua Tengah: 11 orang (4 di Hotel Limboto Indah, 7 di Hotel Agung).
Kalimantan Tengah: 16 orang (11 di hotel, 5 di homestay Kel. Hunggaluwa).
Kalimantan Barat: 10 orang (5 di Omart Pentadio, 5 di homestay Kel. Hunggaluwa).
Sumatera Selatan: 8 orang (Bams Homestay).
Bali: 6 orang (homestay Kel. Kayubulan).
Sumatera Utara: 6 orang (homestay Kayu Merah).
Riau: 3 orang (homestay Kel. Biyonga).
Sulawesi Barat: 3 orang (Hotel Elisabeth Limboto).
Jawa Tengah: 2 orang (homestay Kel. Biyonga).
Bengkulu: 2 orang (homestay Kel. Biyonga Lingk 4).
Jambi: 1 orang (homestay Kel. Bolihuwangga).
Jawa Timur: 1 orang (homestay Kel. Kayubulan).
Sumatera Barat: 1 orang (Ketua KTNA Sumbar di Hotel Elisabeth Limboto).
“Data ini menunjukkan antusiasme tinggi peserta dari berbagai daerah. Konsep homestay di kelurahan seperti Kayubulan, Dutulanaa, Biyonga, dan Hunggaluwa berhasil diterapkan, memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga setempat,” ujar Haris Suparto Tome.
Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Gorontalo, panitia lokal, Panitia Pusat bersama pemilik homestay serta pihak hotel untuk memastikan kenyamanan seluruh peserta selama mengikuti rangkaian acara PENAS KTNA XVII di Kabupaten Gorontalo.












