Rumah Adat Banthayo Pobo’ide Gorontalo Siap Sambut Peserta Penas Petani dan Nelayan XVII 2026
GORONTALO – Usai pembukaan secara resmi Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny S. Junus langsung meninjau Rumah Adat Bandayo Poboide, didampingi Abdul Waris, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Sabtu (20/06/2026).
Berdasarkan pantauan awak media, Bupati dan Wabup terlihat memeriksa kondisi interior rumah adat, termasuk singgasana tradisional yang telah dihias apik dengan ornamen khas berwarna merah, emas, dan ungu, serta tiang-tiang hias berlapis kain warna-warni.
Selain itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi sedang memastikan kebersihan rumah adat, Serta pakaian kebesaran masyarakat Gorontalo ketika mengadakan hajatan seperti Pernikahan, Khitanan dan Pembeatan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Abdul Waris, Kepada awak media mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan ikon budaya Gorontalo dalam menyambut ribuan peserta dan tamu nasional pada kegiatan Penas Petani dan Nelayan.
“Rumah Adat Banthayo Pobo’ide Kabupaten Gorontalo bukan sekadar objek wisata, melainkan representasi identitas dan kearifan lokal masyarakat Gorontalo,” katanya.
Menurutnya, Rumah Adat ini Penting bagi kami agar para peserta PENAS tidak hanya melihat potensi pertanian dan perikanan, tetapi juga merasakan kekayaan budaya tuan rumah.
“Oleh karena itu kami berharap keberadaan Rumah Adat Banthayo Pobo’ide, Yang akses jangkauannya tidak jauh dari tempat pembukaan Penas Petani dan Nelayan XVII dapat menjadi ruang edukasi budaya yang interaktif, sekaligus memperkuat narasi bahwa Kabupaten Gorontalo mampu memadukan kemajuan sektor agraris dengan pelestarian warisan leluhur secara harmonis,” tandasnya.












