Recent Posts

  • Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo Matangkan Persiapan Kemah Satya Tunas 2026
  • Bupati Sofyan Sampaikan Pesan Hangat Saat Serahkan Bantuan Beras
  • Pemkab Gorontalo Apresiasi Pelaksanaan Islami Fashion Carnaval
  • Di Kabgor Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Dibuat Meriah, Wabup Tonny Junus Senyum-senyum
Jarak.id
Sunday, September 13, 2026
No Result
View All Result
  • Login
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara
No Result
View All Result
Jarak.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Laut Merupakan Kekayaan Alam Yang Perlu Dijaga Potensinya Untuk Tercemar

Redaksi Jarak by Redaksi Jarak
March 23, 2022
0 0
Sefti Puspitasari Abas
(131421102) Mahasiswi Manajemen Pendidikan FIP UNG

Sefti Puspitasari Abas (131421102) Mahasiswi Manajemen Pendidikan FIP UNG

Indonesia merupakan negara kemaritiman karena memiliki luas lautan yang sangat luas. Dua pertiga dari luas wilayah Indonesia merupakan wilayah perairan. Berdasarkan hal tersebut, penting untuk disadari bahwa kekayaan laut Indonesia merupakan kekayaan yang perlu dijaga ,dilestarikan dan dikembangkan potensinya baik dari segi transportasi, perikanan, pertambangan, rekreasi, pariwisata, pendidikan, penelitian, pertahanan dan keamanan, serta masih banyak lagi fungsi lainnya.


Namun, fungsi-fungsi laut yang telah disebutkan tadi tentu tidak akan berjalan dengan baik ketika laut sudah tercemar, baik tercemar oleh bahan-bahan kimia dari limbah pabrik, berbagai jenis sampah, ataupun pencemaran akibat bahan kimia yang dipakai untuk penangkapan ikan dilaut.

Pencemaran di laut tentulah tidak terlepas dari ulah tangan manusia yang berada jauh dari laut. Namun sayangnya, kebanyakan dari kita belum memahami dan menyadarinya dengan baik bahwa Laut bukan hanya tanggung jawab masyarakat yang tinggal disekitarnya saja, namun juga tanggung jawab kita yang hidup cukup jauh dari lautan.

Banyak aktivitas yang kita lakukan dan dampaknya akan sampai ke laut sehingga merusak ekosistemnya.

Salah satunya adalah penggunaan plastik yang menyebabkan tercemarnya lautan oleh sampah-sampah plastic tingginya volume sampah ini mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan penyumbang sampah ke laut terbesar ke dua di dunia setelah Cina.

Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati, menyampaiakan, pada tahun 2019 KLHK mencatat jumlah timbulan sampah sebesar 67,8 juta ton/tahun yang terdiri dari sampah organik dengan porsentase sebesar 57%, sampah plastik sebesar 15%, sampah kertas sebesar 11% dan sampah lainnya sebesar 17%. Dikutip dari okezone.com tentang Indonesia Ternyata Hasilkan 67,8 Juta Ton Sampah Setiap Tahun.

Tentu hal ini merupakan pencemaran yang sangat berbahaya. Selain itu, akibat dari sampah plastik adalah pencemaran mikro plastik. Sehingga tidak dapat kita pungkiri jenis – jenis mahluk hidup di lautan sebagian tidak bisa ditemukan lagi.

Karena bisa jadi sampah plastik ini terakumulasi di dalam jaringan tubuhnya setelah mereka menyantap dengan lahapnya plastik-plastik tersebut. Lebih gawat lagi, jika ikan tersebut kemudian dimakan oleh manusia. Cemaran mikro plastik dapat masuk ke tubuh manusia dan merusak jaringan tubuh.

Masalah mengenai sampah adalah masalah yang kompleks yang melibatkan banyak hal dan banyak pihak. Untuk itu, dibutuhkan pula kerjasama dari berbagai pihak agar permasalahan mengenai sampah ini dapat ditanggulangi. Volume sampah yang setiap tahunnya meningkat dipengaruhi oleh jumlah penduduk dan juga gaya hidup masyarakat. Oleh karena itu, peran masyarakatlah yang paling dibutuhkan menanggulangi masalah ini.


Saat ini, sampah dianggap sebagai barang ataupun benda yang nilai manfaatnya sudah benar-benar habis. Hal tersebut menjadikan sampah dipandang sebagai sesuatu yang benar-benar tidak bisa dimanfaatkan lagi. Paradigma yang berkembang di masyarakat ini merupakan salah satu penyebab dari tingginya volume sampah di Indonesia.

Untuk itu, hal pertama yang perlu dilakukan dalam menanggulangi sampah adalah mengubah pandangan masyarakat tentang sampah. Karena jika dikelola dengan baik, sampah masih memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat itu sendiri.Masyarakat juga perlu menyadari bahwa sampah adalah masalah bersama, sehingga perlu untuk diselesaikan bersama-sama pula.

Kesadaran masyarakat perlu dibangun sehingga masyarakat mau mengelola sampah yang telah dihasilkannya, baik dalam skala rumah tangga, atau pun lebih luas lagi dalam suatu rukun tetangga, warga, atau desa dan kecamatan. Turun tangan darimasyarakat secara langsung sangat diperlukan dalam mengelola sampah yang dihasilkan, karena pemerintah tidak mungkin bergerak sendiri dalam menanggulangi masalah sampah.

Edukasi tentang sloganreduce, reuse, dan recycle juga perlu diperkuat dan diwujudkan dalam pengelolaan dan minimalisasi sampah, sehingga ketiga hal tersebut tidak hanya slogan belaka. Hal ini dapat di wujudkan dalam bentuk pemberian fasilitas berupa sosialisasi ataupun workshop pengelolaan sampah oleh pemerintah setempat.

Dengan adanya masalah sampah plastik ini kesadaran masih perlu dibangun dan dimatangkan, sehingga kita dapat menekan volume sampah walaupun dengan hanya melakukan hal hal kecil.

Penulis Sefti Puspitasari Abas, Mahasiswi Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo, Bimbingan Bapak Dr. Arifin Suking,S.Pd.,M.Pd

Tags: Laut
ShareTweetSend
Previous Post

Seduh Mente Pilihan Tepat Minuman Energi di Tengah Pandemi

Next Post

Perlu Tahu,  Ini Loh  Dampaknya Ikut Serta Investasi Ilegal

Redaksi Jarak

Redaksi Jarak

Related Posts

No Content Available
Next Post
Perlu Tahu,  Ini Loh  Dampaknya Ikut Serta  Investasi Ilegal

Perlu Tahu,  Ini Loh  Dampaknya Ikut Serta Investasi Ilegal

Guru Pondasi Kualitas Pendidikan

Guru Pondasi Kualitas Pendidikan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo Matangkan Persiapan Kemah Satya Tunas 2026
  • Bupati Sofyan Sampaikan Pesan Hangat Saat Serahkan Bantuan Beras
  • Pemkab Gorontalo Apresiasi Pelaksanaan Islami Fashion Carnaval
  • Di Kabgor Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Dibuat Meriah, Wabup Tonny Junus Senyum-senyum

Recent Posts

  • Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo Matangkan Persiapan Kemah Satya Tunas 2026
  • Bupati Sofyan Sampaikan Pesan Hangat Saat Serahkan Bantuan Beras
  • Pemkab Gorontalo Apresiasi Pelaksanaan Islami Fashion Carnaval
  • Di Kabgor Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Dibuat Meriah, Wabup Tonny Junus Senyum-senyum
Jarak.id

  • About us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

No Result
View All Result
  • Olahraga
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Hukum
  • Politik
  • Daerah
    • Kabupaten Gorontalo
    • Pohuwato
    • Bone Bolango
    • Boalemo
    • Kota Gorontalo
    • Gorontalo Utara

Your text

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam
Open chat
Powered by Joinchat
Hello 👋
Ada yang bisa kami bantu, Kak ?
ADVERTISEMENT